Mengenal Perbedaan Retardasi Mental dan Autisme

Retardasi mental adalah salah satu istilah kesehatan yang memang jarang sekali digunakan dan juga jarang ditemui di kehidupan sehari-hari. Berbeda dengan autisme yang memang sering kita dengar dan temukan kasusnya dalam kehidupan. Namun, apakah Retardasi mental itu sendiri dan apa yang membuatnya berbeda dengan autisme. Berikut adalah ulasah menarik dari keduanya.

Retardasi Mental dan AutismeRetardasi mental sendiri adalah salah satu gangguan fungsi kognitif yang kemudian membuat terjadinya penurunan tingkat IQ seseorang menjadi kurang dari 70. Sementara autisme it sendiri adalah sebuah keadaan yang dialami oleh seorang anak hingga dapat merubah perilaku sosial, serta sering melakukan gerakan atau tindakan yang berulang-ulang, serta mengalami kesulitan dalam melakukan komunikasi baik itu verbal maupun non verbal sekalipun.

Sementara itu, autisme sendiri umumnya disebabkan oleh banyak hal yang tidak diketahui secara jelas hingga saat ini. Namun ada pula yang menyebutkan bahwa hal itu terjadi karena adanya faktor genetika yang punya peranan penting dalam prosesnya. Adapun retardasi mental snediri penyebabnya adalah kelainan fungsi kongenital seperti adaya down sindrom, sindrom Klinefelter, kemudian kekurangan oksigen atau dalam istilah medisnya disebut dengan hipoksia pada saat proses kelahiran. Kemudian bisa juga karena pernah terpapar zat yang beracun, seperti alkohol dan rokok selama atau pada proses kehamilannya dan juga kekurangan zat iodium.

Gejala yang muncul biasanya bagi penderita Autisme umumnya anaknya suka bermain sendirian, kesulitan dalam melakukan interaksi dengan anak sebayanya. Pada saat berbicara mereka jarang sekali melakukan eye kontak dan melakukan hal yang sama secara berulang-ulang. Apabila ada perubahan dalam kehidupannya mereka seringkali merasa terganggu. Namun, untuk masalah IQ umumnya anak autisme ini memiliki tingkat yang normal atau bahkan punya IQ yang tinggi.

Namun, baik retardasi mental maupun autisme sama-sama punya ketertarikan pada musik dan cenderung menarik diri dari pergaulan. Apabila anak Autis mengalami kesulitas berkomunikasi yang disebabkan oleh lambatnya penyampaian impuls sementara penderita retardasi mental kesulitan berkomunikasinya disebabkan oleh terganggunya fungsi otak mereka yang memiliki peran besar dalam membangun keterampilan berkomunikasi.

Adapun, anak retardasi mental cenderung punya masalah lambannya proses perkembangan, termasuk dalam hal berbicara, berjalan. IQ yang rendah membuat daya ingat, menganalisis masalah dan juga belajar menajdi rendah. Dalam penanganannya, anak yang mengalami masalha retardasi mental ini sendiri harus diperlakukan secara khusus agar nantinya mereka dapat berkembang dengan normal dimana kesulitan mereka adalah susah untuk bisa hidup secara mandiri. Namun, anak retardasi metal punya kemudahan dalam menjalin sebuah ikatan atau kedekatan dengan orang lain.

Pengobatannya sendiri berbeda antara autisme dan retardasi mental. Apabila anak dengan permasalahan autisme ini lebi memerlukan terapi konseling dan juga pendidikan yang dikhususkan bagi mereka. Nah, untuk anak retardasi mental lebih memerlukan kesabaran dan juga kasih sayang serta perhatian untuk membuat mereka bisa dengan cepat melakukan proses pembelajaran dalam kehidupan mereka.

Bagi anda yang punya anak dengan kemungkinan dua masalah di atas, ada baiknya untuk mendownload segera aplikasi Halodoc, pasalnya disana anda dapat menemukan banyak info seputar autisme dan juga retardasi mental. Apabila anda sudah mengetahui masalahnya, tentu pemecahan masalahnya pun akan dapat dengan mudah anda temukan. Tidak hanya itu saja, di aplikasi Halodoc sendiri, kita bisa dengan mudah berkomunikasi dengan pihak dokter yang tepat dengan fitur chat dokter. Pokoknya, download segera aplikasi Halodoc.

2 Comments
  1. rezkypratama July 27, 2020 Reply
  2. Munasyaroh August 8, 2020 Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.